JMS di SMAN 1 Tomohon, Kasie Intel James Pade: Perkenalkan Hukum Kepada Siswa

 

Tomohon,  Fajarmanado.com — Melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon memperkenalkan hukum kepada para siswa. Kali ini, giliran siswa SMAN 1 Tomohon.

Tak kurang empat personil, yang dipimpin Kasie Intel James F. pade, SH,  Mah diturunkan memberikan sosialisasi hukum di SMAN 1 Tomohon, Selasa (10/3/2020).

Tiga lainnya, adalah, Kasubsi A. Mariska J. S. Kandou ,SH, MH, Kasubsi B. Muh. Fadhel Istiqlal, SH, MH, dan Kasubsi C, Elson S. Butarbutar, SH. Kesemuanya memberikan materi seputar hukum dan dampak dari melanggar hukum.

Di hadapan sekitar 150 siswa, ke empat pemateri menjelaskan secara lugas seputar tugas, pokok dan fungsi (Tupoksi) kejaksaan.

“Siswa sebagai generasi muda penerus bangsa harus mengetahu perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum dan dampaknya terhadap mereka pelanggar hukum,” kata Kasie Intel James Pade kepada wartawan seusai memberikan materi soal tupoksi jaksa dan penyalahgunaan narkoba.

Selain ke dua materi tersebut juga dipaparkan materi tentang kekerasan dalam rumah tangga dan perlindungan anak.

Menurut James Pade, siswa harus mengetahui segala perbuatan-perbuatan yang melawan hukum.

Dengan demikian, ke depan siswa akan mengendalikan diri untuk melakukan atau terlibat tindak kriminal.

“Harapan kami, para siswa mengenali hukum. Sebab seperti kita tahu bersama, sebagaimana di media-media sosial, perbuatan-perbuatan melawan hukum sudah dilakukan oleh anak-anak usia sekolah. Tapi kalau mereka sudah mengenal hukum, ke depannya mereka tidak akan melakukan perbuatan melawan hukum,” paparnya.

Sementara itu, Juniaty Soehoed, SPd, Wakil Kepsek Bidang Humas SMAN 1 Tomohon mengapresiasi Kejari Tomohon memilih sekolahnya sebagai lokasi JMS.

“Program ini sangat tepat sekali agar siswa kami tahu persis soal hukum sehingga bisa mendorong mereka menghindari perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum demi masa depan siswa sendiri,” ujarnya.

Penulis:Jerry Uno